Tampilkan postingan dengan label TENTANG BISNIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TENTANG BISNIS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Januari 2017

PENGELOMPOKAN PASAR

Internet marketing sdh bukan lagi sesuatu yang aneh..sekarang menjadi suatu kewajiban bagi pengusaha sebagai sarana promosi. Praktisi internet marketing sdh banyak!!! Saya mencoba belajar teknis mengenai internet marketing...terasa jelimet dan tidak habis2 ilmu yang harus dipelajari. Semakin lama semakin jauh dari kata bisa...itulah kalau kita belajar teknis. Ada baiknya kita fokus mempelajari salah satu saja sampai mendalam misal fb marketinng atau youtube marketing lebih jauh bisa diserahkan pada ahlinya agar kita tidak lupa arah dan tujuan perusahaan . Setelah membaca beberapa literatur..kalau ingin sukses ternyata bukan hanya teknis bagaimana belajar membuat web, toko online dll. Hakikat yang sebenarnya tergantung tujuan dalam memasarkan produk. Bagaimana cara menjual agar berhasil melalui internet dan itu tidak harus kita yang mengerjakan serahkan pada ahlinya. Banyak internet marketer yang berhasil, mereka fokus terhadap apa yang dituju sesuai fashionnya. Sy amati strategi menjual adalah bagaimana membangun jaringan bisnis, baik melalui web site ,facebook, instagram,line, telegram dll.. Media sosial dikelola sedemikian rupa sehingga menjadi ceruk pasar tersendiri.. Apabila sudah menjadi komunitas yang tertarget kostumer dengan senang hati akan membeli sesuai apa yang dibutuhkan. Mengapa mereka beli ? Karena ada kebutuhan sesuai dengan harapannya. Oleh karena itu pembinaan kelompok pasar baik secara on line maupun of line sekarang sudah menjadi trend tersendiri sebagai salah satu perkembangan marketing yang menakjubkan. Contoh yang gampang; jual sorban dikelompok pengajian, jual sarung/kopiah di pesantren, jualan besi ya ke kelompok orang yang butuh besi, jual terigu ke komunitas pengrajin roti dll. Kalau bermain di sosial media kelompokan pasar yang tertarget. Kesimpulannya Di era kemajuan teknologi ini suatu usaha sdh menjadi kewajibam memasarkan produknya melalui online. Bagi perusahaan buatlah team internet marketing tersendiri. Untuk usaha baik skala besar maupun kecil diperlukan kelompok pasar yang tertarget baik secara online maupun ofline Terimakasih

Minggu, 22 Januari 2017

MEMULAI BISNIS

Tanpa disadari bahwa setiap orang punya bakat untuk berbisnis atau berwirausaha. Sejak kecil kita telah dikenalkan pada istilah yang namanya bisnis, dari permainan atau kegiatan yang mengambarkan kehidupan sehari-hari semuanya tidak terlepas dari perilaku bisnis. Permainan kita waktu kecil tak terasa telah mendidik kita untuk menerapkan prinsip-prinsip bisnis. Siapa yang bekerja keras dan kreatif dalam menekuni permainan,itulah yang meraih kemenangan . Namun setelah dewasa ketika kita dihadapkan pada masalah untuk mencari peluang bisnis, kebanyakan bingung dan bertanya-tanya bagaimana cara mulai bisnis ? Segudang alasan disampaikan untuk menampik bahwa bisnis itu mudah. Hal tersebut disebabkan karena otak kita telah berubah mind setnya sehingga keinginan untuk bisnis terkubur oleh keinginan untuk mendapatkan rasa aman yaitu bekerja, jadi pegawai yang punya penghasilan tetap. Ini tidak salah namun bila dibarengi dengan bisnis maka akan semakin bertambah yakin bahwa kita dapat menambah pasive income.
Bisnis bisa dilakukan oleh pegawai atau wiraswatawan murni. Peluang bisnis cukup banyak namun bagaimana meramu peluang tersebut menjadi kenyataan yang dapat diterapkan di lapangan atau dunia nyata. Peluang dapat diraih dengan memetakan pikiran kita dalam kehidupan sehari-hari. Banyak faktor yang mempengaruhi terwujudnya suatu wirausaha,mulai dari usaha kecil sampai usaha yang lebih besar . Hal tersebut mengandung komponen yang sama dan harus dilalui yaitu proses perjalanan bisnis. Gambaran diatas dapat di analogikan dengan mananam pohon mulai dari pembibitan,penanaman,pemeliharaan dan akhirnya bisa dipetik buahnya. Baik atau tidaknya hasil buah tersebut ditentukan oleh prosesnya, bukan hanya dilihat hasilnya saja.
Proses perjalanan bisnis sangat penting dilalui untuk menuju sukses. Dengan proses itu kita terlatih untuk memecahkan masalah, sehingga tahap selanjutnya akan menjadi bijak dalam menyikapi permasalahan yang akan terjadi.
              Dibuatnya tulisan ini bertujuan untuk bertukar pikiran dengan berbekal pengalaman yang dimiliki penulis dalam menjalankan wirausaha, guna memberikan gambaran agar kita pantang menyerah dalam menghadapi masalah. Kebuntuan dalam memulai usaha/bisnis banyak terjadi karena tidak mengetahui darimana dan bagaimana cara memulainya.
  1. Mengambil keputusan untuk memulai bisnis
Bayangkan bila suatu saat anda tidak lagi mempunyai pekerjaan entah itu karen di PHK, Sakit, Pensiun dan lain-lain yang pasti anda akan berhenti bekerja, sementara persiapan utuk bisnis atau penghasilan tetap tidak ada atau tidak mencukupi. Maka bisnis adalah suatu jalan yang terbaik.
Pada saat memulai bisnis, sebagian besar dibingungkan oleh bagaimana cara memulainya, dari mana modalnya, apakah bisa berhasil atau tidak ? Sering muncul pertanyaan dari mana modalnya dan setelah ada modal ,masih bingung juga untuk memulainya. Keraguanpun timbul apakah kita bisa berwirausaha atau berbisnis ? Hal ini karena blok mental kita belu terbuka serba takut atau enggan untuk menghadapi tantangan. Ada beberapa tipe orang dalam mengambil keputusan : Aman, berdiri diatas dua kapal, bakar kapal.
Pada intinya modal bukan faktor yang utama sebab kita sering menjumpai fenomena : Yang punya modal tidak bisa memulai bisnis dan yang punya keinginan untuk bisnis tidak mempunyai modal, hal tersebut sering terjadi. Hal yang penting adalah kelayakan suatu usaha dan perencanaan bisnis yang mempunyai nilai jual bila dijalankan serta dapat bertahan lama / berkesinambungan
 Dalam perjalanannya tidak semudah seperti apa yang dipikirkan, namun banyak liku-liku yang dihadapi. Hal tersebut selain ditentukan oleh jenis bisnisnya tetapi dari faktor pelaku atau managementnya. Pelaku bisnis terkadang tidak tahan terhadap tantangan yang dihadapi, baik problem  pasar yang penuh dengan persaingan ataupun jenis bisnis yang masih belum dikuasai sehingga terjadi kegagalan .
Faktor – faktor yang perlu di perhatikan dalam memulai bisnis diantaranya :

1. Menentukan bisnis yang akan dijalankan

  • Dalam menentukan bisnis atau usaha yang akan kita lakukan sebaiknya ditelaah dulu dengan melakukan survei atau study kelayakan usaha. Study kelayakan bisa dilakukan secara sederhana yaitu dengan cara bertanya dan belajar pada pelaku bisnis yang telah berhasil, kemudian kita membandingkan dengan keadaan di lapangan..realita yang sebenarnya. Pengkajian tersebut dapat dilakukan dengan berulang-ulang karena masih terdapat hal-hal yang belum diketahui sebelumnya. Dengan pengkajian yang mapan maka akan didapatkan keyakinan yang membuat keteguhan hati untuk memulai bisnis.

2. Merencanakan dengan baik

  • Merencanakan bisnis adalah suatu keharusan, hal ini bertujuan untuk menentukan arah yang akan dilalui. Tentunya perencanaan tidak akan berjalan dengan mulus tapi dengan perencanaan kita akan tahu arah yang kita tuju dan menjadi guide dalam pelaksanan bisnis tersebut. Membuat rencana jangan terlalu kaku, harus flexible sebab akan ada hambatan yang harus dihadapi. Perencanaan bagaikan peta yang mengantarkan kita pada suatu tujuan yang akan dicapai

3. Kesiapan mental menghadapi tantangan

  • Secara teori diatas kertas banyak ditulis hal-hal yang menguntungkan, hal ini tidak salah, guna membangkitkan semangat kita dalam memulai bisnis. Namun kenyataan hal tersebut pasti akan menghadapi kendala bahkan lebih berat dibanding dengan apa yang kita bayangkan sebelumnya. Untuk itu kesiapan mental dalam menghadapi hal tersebut diperlukan sehingga tantangan akan dapat dilewati dengan pemecahan masalah yang bijak.

4. Kemauan dan keuletan dalam menghadapi tantangan

  • Selain mental yang harus dipersiapkan kita harus mempunyai kemauan/tekad yang kuat untuk berhasil dan dilandasi dengan keulaetan dalam menjalankan roda bisnis. Hal ini disebabkan akan dihadapinya tantangan yang lebih besar seiring dengan dimulainya suatu bisnis. Tantangan tersebut dapat terlewati dengan keteguhan hati dan keulaetan yang kita miliki.

5. Berusaha mencari peluang pasar dan inovasi

  • Peluang pasar cukup luas dan akan terus berkembang seiring dengan perkembangan usaha. Pada awalnya terjadi kesulitan untuk mendapatkan peluang pasar, karena sudah ada pesaing yang telah terjun dalam dunia bisnis yang kita geluti, namun dengan berbagai strategi dan usaha yang dilakukan maka akan ditemukan pasar yang memadai. Oleh karena itu dengan kejelian melihat peluang pasar dan inovasi dalam merekrut pasar maka akan ditemukan karekter pasar yang bisa kita jalankan.

6. Fokus, segmentasi pasar dengan produk yang dipasarkan

  • Lebih baik mengerjakan suatu usaha dengan sedikit aspek dari pada banyak cabang kegiatan yang dilakukan tetapi tidak dikuasai dengan profesional. Telalu banyak cabang mengakibatkan tidak fokusnya dalam penganan masalah sehingga menimbulkan kegagalan.

7. Bekerjalah secara bertahap

  • Keberhasilan tidak akan dicapai dalam waktu sekejap, keberhasilan memerlukan proses dan waktu sesuai dengan faktor-faktor yang mendukungnya. Tidak ada keberhsilan yang dicapai tanpa suatu kerja keras yang dijalankan secara bertahap dan terus menerus. Keberhasilan tersebut akan bertahan lama dan akan berkembang.

8. Berusaha mendapat keberhasilan kecil.
  • Keberhasilan kecil akan mengorbarkan semangat dan selanjutnya akan dicapai keberhasilan yang lebih besar. Menjalankan Usaha
  •  Biasanya pelaku bisnis tidak sabar dalam menjalankan usahanya selalu ingin cepat berhasil, padahal setiap jenis bisnis mempunyai karakter tersendiri dan tidak terlepas pada suatu siklus bisnis. Dalam periode tertentu minimal 1 tahun suatu jenis barang/jasa banyak diminati atau permintaan naik dan di lain waktu permintaan stagnan atau menurun . Hal tersebut perlu diperlajari guna menentukan arah atau rencana kerja yang akan dilakukan (strategi bisnis).
  •  Penguasaan materi jenis bisnis sangat penting untuk pengembangan lebih lanjut. Penemuan strategi bisnis yang sesuai akan memperlancar dalam pengembangan usaha.

 Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan wirausaha adalah :

a. Mengetahui kelebihan dan kekurangan produk
Produk atau barang/jasa baik itu produksi sendiri atau menjalankan produk orang lain/perusahaan lain, sebaiknya dikuasai kelebihan dan kelemahannya. Hal ini berguna untuk pemasaran dan penanganan kualitas barang serta pengaturan stock barang yang harus ada. Kontinuitas barang sangat penting sebagai nilai tambah suatu produk, Kita harus bisa mengatur stock barang karena berkaitan dengan tingkat modal atau skala bisnis yang dimiliki.

b. Mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing
Sering faktor persaingan menjadi penghambat untuk pengembangan pasar, namun persaingan bisa juga memicu untuk meningkatkan volume penjualan dengan asumsi kita dapat mempunyai barang/produk yang diminati pasar. Keunggulan produk dapat dilihat dari kualitas, harga, kontinuitas, delivery time dan lain-lain. Hal lain yang diperlukan adalah bagaimana kita berproduksi (untuk barang hasil produksi sendiri ) dan bagaimana kita membeli suatu barang yaitu kepandaian pelaku bisnis dalam mencari sumber barang yang baik.
c. Menentukan segmen pasar yang akan dituju
Segmen pasar berguna untuk menetapkan lingkup kegiatan pemasaran /produk yang dikerjakan, sehingga dalam menjalakan atau memasarkan produk lebih terfokus dan tepat guna. Misalnya kita akan memilih pemasaran ke industr atau ke pasar basah, masing masing mempunyai karakter tersendiri.
d. Membina Pelanggan
Mendapatkan pelanggan lebih mudah dari pada membina pelanggan. Banyak faktor yang membuat pelanggan tetap menjadi konsumen kita. Pelanggan adalah pemasukan yang rutin bagi pengusaha,untuk mencari pelanggan yang baik selain melalui proses juga berkaitan dengan keinginan pengusaha untuk membinanya.
Dalam pelaksanaan bisnis banyak faktor yang mempengaruhi, tidak hanya dengan teori tetapi diperlukan praktek dan hal ini memerlukan kemauan, kemampuan dan kesempatan

 Kendala-kendala dalam memulai bisnis berbisnis :
1. Menunda perencanaan tidak action
2. Trauma terhadap kegagalan
3. Menerawang kesulitan-kesulitan yang akan terjadi
4. Putus asa dalam menghadapi kendala
5. Takut persaingan
6. Ide mandeg
7. Tidak menguasai ilmunya
8. Kurang Inovasi
9. Tergesa-gesa tanpa perhitungan
10. Tidak dibarengi doa


Kesimpulan/Penutup :

Pada dasarnya setiap individu mempunyai bakat untuk berbisnis hal ini dapat dirasakan ketika masih kecil hingga dewasa. Kemauan, kemampuan dan kesempatan akan membedakan seseorang apakah akan terjun dalam dunia bisnis atau tidak.
Keraguan untuk memulai bisnis sendiri akan dapat ditepis dengan perencanaan yang baik dan menjalankan dengan penuh keyakinan. Perencanaan yang memadai akan menjadi guide dalam menjalankan roda bisnis dan akan memperkecil resiko kegagalan. Berpikirlah secara makro dan mulailah bekerja secara mikro.
Dengan memanfaatkan waktu luang yang ada kita dapat memulai bisnis sendiri. Namun hal yang perlu disadari bahwa suatu usaha memerlukan waktu/ periode tertentu untuk mencapai keberhasilan.
Untuk menamkan jiwa bisnis cobalah memulai dari kecil, keberhasilan kecil akan memberikan semangat yang tidak ternilai untuk kemajuan suatu usaha. Walaupun masih banyak kekurangan,semoga tulisan kecil ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca

CARA MENENTUKAN LOKASI USAHA

Mengambil pengalaman beberapa temen yang merintis usaha dalam mencari lokasi cukup bervariasi. Rekan saya tepatnya teman sekamar waktu kuliah sekarang menjadi tukang bubur ayam pertama( pagi hari )di Balikpapan. Dalam mencari lokasi awalnya dia berkeliling ke perumahan2 sampai beberapa bulan mengalami kendala dalam penjualan dagangannya sampai beberapa kali membuang dagangannya karena tdk laku. Sehingga pada suatu saat dia nongkrong di alun2 yang pada waktu itu masih sepi. Kemudian ada beberapa pembeli yang berolah raga pagi. Sampai suatu saat dia tidak berkeliling lagi karena menemukan tempat yang representatip, yaitu di alun2. 

Lain halnya cerita tukang Siomay Bandung yang pertama kali merintis di Sidoarjo dan Surabaya. Dia mendorong rodanya di tempat- tempat yang ramai dengan sistem trial and eror. Apabila omzetnya tidak sesuai target ia pindah tempat sampai mendapatkan tempat yang feasible.

Berikut beberapa hal yang perlu dicermati saat memilih lokasi bisnis:

1. Lalu Lintas

Tips dalam memilih suatu lokasi yang strategis yaitu dengan memilih arus lalu lalang orang atau kendaraan, karena dengan memilih lokasi yang banyak orang yang berlalu lalang, akan menambah peluang untuk datangnya pengunjung . Temen sekaligus guru saya yang sukses menyatakan kalau mencari tempat yang bagus minimal dilewati 5 angkot berbeda jurusan. Ada juga yang berpendapat tempat yang baik untuk usaha adalah minimal kendaraan yang lewat kurang dr 5 detik perkendaraan. 

 2.  Dekat dengan target pasar 

Lokasi bisnis yang anda pilih harus mendekati konsumen yang anda bidik. Memastikan siapa target pasar produk anda, apakah target anda itu untuk dikalangan tertentu, umur tertentu atau mungkin pada kalangan kalangan lain. Jika anda dekat dengan target pasar maka hal ini akan memudahkan bagi konsumen untuk mengunjungi outlet atau toko anda. Hal ini menjadi nilai tambah buat usaha anda karena mempunyai keunggulan baik dari segi waktu, jarak dan menghemat biaya bagi konsumen anda. 

3. Tingkat kemudahan untuk di akses 

Lokasi usaha yang baik adalah yang mudah dikenali dan mudah diakses. kemudahan diakses tersebut ditunjang denga ketersediaan kendaraan umum yang lewat ke lokasi anda. Permudahlah konsumen untuk melihat lokasi anda dengan memasang tanda seperti plang atau spanduk yang menarik. Anda harus perhatikan arus lalu lintas, apakah satu arah atau dua arah dan apakah letak toko Anda ada pada sisi arah orang berangkat atau pulang dari aktivitasnya dan pikirkan juga bagaimana caranya agar konsumen atau pelanggan mudah mengakses ke toko Anda. 

4. Tingkat kepadatan penduduk 

Tingkat kepadatan penduduk dalam suatu tempat dimana lokasi usaha anda berada mempengaruhi terhadap perkembangan bisnis anda semakin banyak populasi manusia kemunginan pelanggan anda semakin banyak. Hal ini merupakan potensi pasar yang bisa dikembangkan bla lokasi usaha di tempat yang padat penduduknya 

5. Tingkat ekonomi 

Apabila lokasi usaha anda berada pada tempat yang mayoritas pendapatan penduduknya menengah ke atas maka hal ini menunjang terhadap perkembangan bisnis anda, karena daya beli masyarakat stabil dan penyesuaian harga dapat dilakukan sesuai target penjualan anda 

6. Tingkat kompetisi usaha 

Perhatikan seberapa besar kompetisi usaha sejenis di lokasi yang Anda jadikan tempat berbisnis. Jika di lokasi tersebut banyak pesaing yang menawarkan produk sejenis, peluang Anda mendapatkan pelanggan akan mengecil. Jika itu satu-satunya lokasi yang Anda miliki, pastikan produk yang Anda tawarkan memiliki banyak keunggulan dibanding kompetitor Anda. 

7. Biaya Sewa 

Lokasi usaha anda di tempat yang strategis biasanya dihadapkan terhadap biaya sewa tempat yang cukup mahal. Namun apabila hal tersebut masih layak dalam perhitungan usaha anda sebaiknya hal ini di pertimbangkan. Kendatipun sewa usaha anda mahal apabila akan membuat usaha Anda maju, dibandingkan dengan yang murah namun usahanya gagal. Toh biaya yang akan Anda keluarkan nantinya perlahan-lahan akan tergantikan dengan keuntungan yang Anda peroleh tiap bulannya. 

 8. Legalitas 

Aspek legalitas usaha anda perlu diperhatikan dalam memilih lokasi usaha anda sebab hal ini apa dibiarkan akan mengandung resiko bila dikemudian hari mengalami masalah dalam perijinan, regulasi kawasan lingkungan sekitar anda. 

9. Lingkungan sekitar lokasi usaha. 

Lingkungan sangat penting untuk keberlangsungan usaha anda karena hal ini akan berpengaruh besar di kemudian hari bila anda mengabaikannya. Lingkungan juga akan berpengaruh terhada tingkat kunjungan pelanggan anda. Sebagai contohya, jika Anda hendak membuka usaha distro, akan lebih baik atau lebih cocok di deretan usaha warnet, game, café dan jangan memaksakan diri dalam usahanya seperti mendirikan distro tersebut berada dekat dengan bengkel, ataupun toko bangunan atau pun tempat yang tidak cocok lainnya. Demikian tips dalam mencari lokasi usaha anda, faktor feeling dan pengalaman anda dalam mencari lokasi usaha akan berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha anda, terimaksih semoga bermanfaat.